Islam Agama Akhlak dan Kepedulian Sosial

Islam bukan sekadar agama yang mengatur hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta, Allah ﷻ. Lebih dari itu, Islam adalah tatanan hidup yang sangat menekankan keluhuran akhlak dan kepedulian terhadap sesama manusia. Keimanan seseorang dianggap tidak sempurna jika tidak dibarengi dengan sikap santun dan jiwa sosial yang tinggi.

Akhlak sebagai Misi Utama Kenabian

Rasulullah ﷺ diutus ke dunia ini dengan tugas utama untuk menyempurnakan standar moral manusia. Akhlak adalah buah dari ibadah yang dilakukan oleh seorang Muslim. Tanpa akhlak yang baik, ritual ibadah kehilangan esensi batiniahnya.

Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

Sesungguhnya aku (Muhammad) diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang baik. (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah).

Kepedulian Sosial: Bukti Kesempurnaan Iman

Dalam pandangan Islam, kesalehan pribadi harus selaras dengan kesalehan sosial. Seorang Muslim tidak boleh bersikap acuh tak acuh terhadap penderitaan orang lain, terutama tetangga dan lingkungan terdekatnya. Kepedulian sosial adalah indikator nyata dari kualitas iman seseorang.

Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Tidaklah sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri. (HR. Bukhari dan Muslim).

Lebih spesifik lagi, Islam memberikan perhatian besar pada pengentasan kelaparan dan kemiskinan. Menolong mereka yang membutuhkan bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban bagi yang mampu. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Quran:

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. (QS. Al-Insan: 8).

Meneladani Akhlak Rasulullah ﷺ dalam Bermasyarakat

Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik dalam interaksi sosial. Beliau dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, jujur, dan sangat memperhatikan kaum lemah. Melalui bimbingan beliau, kita diajarkan bahwa senyum, perkataan yang baik, serta bantuan tangan kepada mereka yang kesulitan adalah bagian dari sedekah.

Implementasi akhlak dan kepedulian sosial ini dapat dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita, seperti:

  • Berbagi makanan dengan tetangga.

  • Menjenguk kerabat atau kawan yang sedang sakit.

  • Membantu meringankan beban orang yang sedang tertimpa musibah.

  • Menjaga lisan agar tidak menyakiti perasaan orang lain.

Dengan mengedepankan akhlak dan kepedulian sosial, wajah Islam yang damai dan penuh rahmat akan terpancar nyata. Inilah jalan menuju kebahagiaan di dunia dan kemuliaan di akhirat.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Tinggalkan Balasan