Pendahuluan
Sedekah Shubuh adalah kebiasaan bersedekah yang dilakukan pada waktu pagi setelah terbit fajar. Waktu ini dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan. Dalam Islam, sedekah tidak dibatasi waktu, namun memilih waktu yang utama akan menguatkan niat, melatih istiqamah, dan membuka pintu keberkahan. Sedekah Shubuh menjadi amalan ringan yang dampaknya besar bila dilakukan dengan ikhlas dan konsisten.
Keutamaan Waktu Pagi dalam Islam
Waktu pagi adalah awal aktivitas dan momentum turunnya keberkahan. Rasulullah ﷺ berdoa agar umatnya diberkahi di waktu pagi. Dari Shakhr al-Ghamidi رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, dinyatakan shahih oleh Al-Albani)
Doa ini menunjukkan keutamaan memulai kebaikan sejak pagi hari, termasuk bersedekah.
Doa Malaikat Setiap Pagi
Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa setiap pagi terdapat doa khusus dari para malaikat bagi orang yang berinfak. Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tidaklah para hamba memasuki waktu pagi kecuali dua malaikat turun. Salah satunya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lain berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan bagi orang yang menahan (hartanya).’” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjadi landasan kuat keutamaan sedekah yang dilakukan di pagi hari, termasuk sedekah Shubuh.
Sedekah Shubuh sebagai Pembuka Rezeki
Allah ﷻ menjanjikan pengganti bagi setiap infak yang dikeluarkan. Allah ﷻ berfirman:
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Apa saja yang kalian infakkan, maka Allah akan menggantinya. Dan Dia-lah sebaik-baik pemberi rezeki.” (Saba’: 39)
Memulai hari dengan sedekah adalah bentuk tawakkal dan keyakinan bahwa rezeki berada di tangan Allah ﷻ.
Sedekah Shubuh Melatih Istiqamah
1. Ringan dan Konsisten
Sedekah Shubuh tidak harus besar. Nominal kecil yang dilakukan setiap hari lebih dicintai Allah ﷻ.
Rasulullah ﷺ bersabda dari Aisyah رضي الله عنها:
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللّٰهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling rutin meskipun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Menjaga Niat Sejak Awal Hari
Sedekah di waktu pagi membantu meluruskan niat, menjauhkan hati dari sifat kikir, dan mengisi hari dengan kebaikan.
Sedekah Shubuh Menenangkan Hati
Sedekah adalah sebab ketenangan batin. Rasulullah ﷺ bersabda dari Abu Hurairah رضي الله عنه:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Keyakinan ini menumbuhkan ketenangan dan rasa cukup sejak awal hari.
Bentuk Sedekah Shubuh yang Mudah
1. Sedekah Harta
Menyalurkan donasi, infaq, atau sedekah melalui kotak amal, lembaga sosial, atau transfer rutin.
2. Sedekah Makanan
Memberi makan orang lain, membantu sarapan keluarga, atau menyiapkan makanan untuk yang membutuhkan.
3. Sedekah Non-Materi
Senyum, doa, dan membantu orang lain juga termasuk sedekah.
Rasulullah ﷺ bersabda dari Abu Dzar رضي الله عنه:
تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ
“Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi, dinyatakan hasan oleh Al-Albani)
Meluruskan Pemahaman tentang Sedekah Shubuh
Sedekah Shubuh bukan ibadah khusus yang disyariatkan dengan tata cara tertentu, melainkan kebiasaan baik memilih waktu pagi untuk bersedekah. Keutamaannya bersumber dari keutamaan sedekah dan keutamaan waktu pagi, bukan dari penetapan ritual baru.
Penutup
Dahsyatnya sedekah Shubuh terletak pada waktu yang penuh berkah, doa malaikat setiap pagi, dan dampaknya dalam melatih istiqamah serta membuka pintu rezeki. Dengan niat ikhlas dan pemahaman yang benar, sedekah Shubuh menjadi kebiasaan baik yang menenangkan hati dan menguatkan kepedulian sosial. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita hamba-hamba yang memulai hari dengan kebaikan dan diridhai dalam setiap langkah.
Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc
![]() |
|


